Koperasi dan Usaha Kecil Menengah merupakan salah satu unsur penting penggerak ekonomi kerakyatan yang secara tidak langsung membantu pemerintah dalam pembukaan lapangan kerja baru, pengetasan kemiskinan dan mengurangi pengganguran baik secara umum dan diwilayah Provinsi Riau maupun secara khusus diwilayah pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Keragaman budaya dan karateristik diwilayah disetiap daerah mempengaruhi ketahanan ekonomi dari daerah tersebut dan ini sangat bergantung pada pelaku ekonomi sebagai pengerak ekonomi kerakyatan tersebut. Kabupaten Roka Hilir sebagai salah satu daerah dengan potensi ekonomi kerakyatan yang beragam diantaranya seperti : Pertanian, Perkebunan, Perikanan, Perdagangan serta industri yang mana potensi tersebut dapat dikembangkan secara langsung melalui gerakan koperasi dan UKM baik secara makro maupun mikro terlebih lagi letak geografis wilayah Kabupaten Rokan Hilir yang sangat mendukung berbatsan langsung dengan Provinsi Sumatra Utara serta Negara tetangga sebagai tujuan pengembangan pemasaran produk-produk dari hasil ekonomi kerakyatan tersebut.
Sesuai dengan harapan tersebut diatas Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Rokan Hilir dalam tahun anggaran 2013 ini serta tahin anggaran berikutnya tetap berupaya dan berusaha penuh mengembangkan Koperasi dan UKM sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui beberapa program diantaranya:
1. Mengembangkan Koperasi dan UKM dengan pemberdayaan dan peningkatan kelembagaan, Sumber Daya Manusia (SDM) pengelolah Koperasi dan UKM melalui program pelatihan dan pendidikan serta pengembangan pangsa pasar produk-produk dari koperasi dan UKM tersebut melalui berbagai promosi dn pameran produk UMKM.
2. Meningkatkan permodalan Koperasi dan UKM melalui bnatuyan penguatan Permodalan dengan mitra BUMN serta pemberian fasilitas pembiayaan dengan prosedur sedrhana dengan tingklat bunga yang rendah.
KOPERASI DAN USAHA KECIL MENENGAH MERUPAKAN SALAH SATU UNSUR PENTING DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI RIAU PADA UMUMNYA, DAN KABUPATEN ROKAN HILIR PADA KHUSUSNYA.
Selasa, 19 Maret 2013
Rabu, 05 Desember 2012
DAFTAR KOPERASI AKTIF DAN TIDAK AKTIF PERKECAMATAN
| KOPERASI
TIDAK AKTIF (%) |
||||||
| 81,82 | ||||||
| 71,43 | ||||||
| 33,33 | ||||||
| 79,49 | ||||||
| 100,00 | ||||||
| 100,00 | ||||||
| 85,51 | ||||||
| 100,00 | ||||||
| 66,00 | ||||||
| 75,00 | ||||||
| 77,78 | ||||||
| 71,43 | ||||||
| 69,70 | ||||||
| 90,91 | ||||||
| 80,05 | ||||||
Minggu, 09 September 2012
Rabu, 20 Juni 2012
Logo Baru Koperasi
ARTI LOGO KOPERASI BARU
Logo/Lambang Baru Koperasi Indonesia
Dasar:
Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM RI Nomor 02/Per/M.KUKM/IV/2012 tanggal 17 April 2012 tentang Penggunaan Lambang Koperasi Indonesia;
Surat Keputusan Dekopin Nomor SKEP/14/DEKOPIN-A/III/2012 tanggal 30 Maret 2012 tentang Perubahan Lambang/Logo Gerakan Koperasi Indonesia.
Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM RI Nomor 02/Per/M.KUKM/IV/2012 tanggal 17 April 2012 tentang Penggunaan Lambang Koperasi Indonesia;
Surat Keputusan Dekopin Nomor SKEP/14/DEKOPIN-A/III/2012 tanggal 30 Maret 2012 tentang Perubahan Lambang/Logo Gerakan Koperasi Indonesia.
Penjelasan Gambar dan Warna:
1. Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk gambar bunga yang memberi kesan akan perkembangan dan kemajuan terhadap perkoperasian di Indonesia, mengandung makna bahwa Koperasi Indonesia harus selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi;
2. Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk gambar 4(empat) sudut pandang melambangkan arah mata angin yang mempunyai maksud Koperasi Indonesia:
Sebagai gerakan koperasi di Indonesia untuk menyalurkan aspirasi;
Sebagai dasar perekonomian nasional yang bersifat kerakyatan;
Sebagai penjunjung tinggi prinsip nilai kebersamaan, kemandirian, keadilan dan demokrasi;
Selalu menuju pada keunggulan dalam persaingan global
3. Lambang Koperasi Indonesia dalam bentuk Teks Koperasi Indonesia memberi kesan dinamis modern, menyiratkan kemajuan untuk terus berkembang serta mengikuti kemajuan zaman yang mencerminkan pada perekonomian yang bersemangat tinggi, teks Koperasi Indonesia yang berkesinambungan sejajar rapi mengandung makna adanya ikatan yang kuat, baik di dalam lingkungan internal Koperasi Indonesia maupun antara Koperasi Indonesia dan para anggotanya;
4. Lambang Koperasi Indonesia yang berwarna Pastel memberi kesan kalem sekaligus berwibawa, selain Koperasi Indonesia bergerak pada sektor perekonomian, warna pastel melambangkan adanya suatu keinginan, ketabahan, kemauan dan kemajuan serta mempunyai kepribadian yang kuat akan suatu hal terhadap peningkatan rasa bangga dan percaya diri yang tinggi terhadap pelaku ekonomi lainnya;
5. Lambang Koperasi Indonesia dapat digunakan pada papan nama kantor, cap/stempel, petaka, umbul-umbul, atribut yang terdiri dari pin, tanda pengenal pegawai dan emblem untuk seluruh kegiatan ketatalaksanaan administratif oleh Gerakan Koperasi di seluruh Indonesia;
6. Lambang Koperasi Indonesia menggambarkan falsafah hidup berkoperasi yang memuat:
Tulisan: Koperasi Indonesia yang merupakan identitas lambang;
Gambar: 4(empat) kuncup bunga yang saling bertaut dihubungkan bentuk sebuah lingkaran yang menghubungkan satu kuncup dengan kuncup lainnya, menggambarkan seluruh pemangku kepentingan saling bekerja sama secara terpadu dan berkoordinasi secara harmonis dalam membangun Koperasi Indonesia;
Tata Warna:
Warna hijau muda dengan kode warna C:10, M;3, Y:22, K:9;
Warna hijau tua dengan kode warna C:20, M:0, Y:30, K:25;
Warna merah tua dengan kode warna C:5, M:56, Y:76, K:21;
Daftar Koperasi yang Aktif dan Tidak Berdasarkan Kecamatan
| Bagansinembah jumlah | : 121 |
| - Aktif | : 22 unit |
| -Tidak aktif | : 99 |
| Batu hampar jumlah | : 7 |
| -Aktif | : 2 unit |
| -Tidak aktif | : 5 unit |
| Rantau kopar jumlah | : 3 |
| -Aktif | : 2 unit |
| -Tidak aktif | : 1 unit |
| Pujud jumlah | : 39 |
| -Aktif | : 8 unit |
| -Tidak aktif | : 31 unit |
| Pasir limau kapas | : 10 unit |
| -Aktif | : - |
| Tidak aktif | : 10 unit |
| Pekaitan | : 9 unit |
| Aktif | : - |
| Tidak aktif | : 9 unit |
| 7. Bangko | : 69 unit |
| Aktif | : 10 unit |
| Tidak aktif | : 59 unit |
| Sinaboi | : 3 unit |
| Aktif | : - |
| Tidak aktif | : 3 unit |
| Tanah putih | : 50 unit |
| Aktif | : 17 unit |
| Tidak aktif | : 33 unit |
| Rimba melintang | : 20 unit |
| Aktif | : 5 unit |
| Tidak aktif | : 15 unit |
| Simpang kanan | : 9 unit |
| Aktif | : 5 unit |
| Tidak aktif | : 7 unit |
| Tanah putih tjg melawan | : 14 unit |
| Aktif | : 4 unit |
| Tidak aktif | : 10 unit |
| Bangko pusako | : 33 unit |
| Aktif | : 10 unit |
| Tidak aktif | : 23 unit |
| Kubu | : 44 unit |
| Aktif | : 4 unit |
| Tidak aktif | : 40 unit |
Visi dan Misi Dinas Koperasi dan UKM Kab. Rohil
Visi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Rokan Hilir
terwujudnya koperasi dan usaha mikro kecil menegah sebagai pelaku utama ekonomi yang berbasis kerakyatan.
Misi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Rokan Hilir
1. Memberdayakan koperasi dan usaha kecil menengah menjadi pelaku ekonomi yang tangguh dan professional.
2. Mengembangkan system ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berdaya saing melalui peningkatan sumber daya alam dan sumber daya manusia, perkuatan kelembagaan, struktur permodalan. Pengembangan teknologi dan jaringan usaha koperasi dan usaha kecil menengah (kemitraan)
Langganan:
Postingan (Atom)

